Review Novel "Me & Mr. Old" oleh Pipit Chie: Menggali Dinamika Cinta yang Tak Terduga

Review Novel "Me & Mr. Old" oleh Pipit Chie: Menggali Dinamika Cinta yang Tak Terduga
Novel "Me & Mr. Old" oleh Pipit Chie (Foto: Gramedia)

BUDAYABACAONLINE.MY.ID - Novel romantis seringkali menjadi tempat bagi pembaca untuk melarikan diri dari realitas sehari-hari dan terlarut dalam dunia imajinasi yang penuh dengan intrik cinta. 

Dalam novel "Me & Mr. Old" karya Pipit Chie, pembaca diundang untuk menyelami sebuah kisah cinta yang tak terduga antara dua tokoh utama yang sebelumnya terlihat bertentangan.

Dalam deskripsi buku, kita diperkenalkan kepada Kiandra Anaia Renaldi, seorang mahasiswa yang kerap kali mendapati dirinya terlibat dalam pertengkaran dengan seorang dosen bernama Azka Aldric Wijaya, yang oleh Kiandra dipanggil dengan sebutan Mr. Old. 

Kiandra, yang selalu merasa malang melintang dalam kesialan, tidak menyangka bahwa dosen yang membuatnya frustasi adalah orang yang akan mengubah pandangannya tentang cinta.

Azka, di sisi lain, adalah sosok yang misterius dan tak terduga. Di balik wajah dingin dan sikap kaku sebagai seorang dosen, tersembunyi kelembutan dan kehangatan yang jarang terlihat oleh orang lain.

Kedekatan ini, yang pada awalnya dipenuhi dengan pertengkaran dan ketidaksetujuan, lambat laun berkembang menjadi sesuatu yang lebih dalam dan penuh dengan makna.

Salah satu aspek menarik dari "Me & Mr. Old" adalah cara Pipit Chie menggambarkan perjalanan emosional kedua karakter utamanya. 

Kiandra, yang awalnya membenci Azka karena berbagai alasan, perlahan-lahan mulai melihat sisi yang lebih lembut dan hangat dari dosen yang seringkali memancing emosinya. 

Proses ini tidaklah mudah, dan Pipit Chie berhasil menggambarkan perubahan ini dengan cara yang realistis dan memikat.

Di sisi lain, Azka juga mengalami perubahan signifikan dalam pandangannya terhadap Kiandra. Meskipun pada awalnya terlihat dingin dan tidak berempati, Azka akhirnya menemukan dirinya terbuka terhadap Kiandra dan terkesima oleh kekuatan dan keteguhan karakternya. 

Transformasi ini menambah dimensi emosional pada hubungan mereka, membuat pembaca terus menerka-nerka apa yang akan terjadi selanjutnya.

Selain dari konflik internal yang dialami oleh kedua tokoh utama, "Me & Mr. Old" juga menghadirkan sejumlah konflik eksternal yang menambah ketegangan pada cerita. 

Dari perbedaan status sosial hingga masalah-masalah pribadi yang kompleks, Pipit Chie berhasil menyelipkan berbagai elemen yang membuat kisah cinta ini menjadi lebih menarik dan mendalam.

Dari segi plot, novel ini mengikuti pola yang akrab bagi para penggemar cerita romantis. Namun demikian, Pipit Chie berhasil menyajikan cerita ini dengan cara yang segar dan menghibur. 

Alur cerita yang lancar dan penuh dengan kejutan membuat pembaca terus ingin membaca lebih lanjut, sementara detail-detail kecil dan pembangunan karakter yang cermat menambah kedalaman pada cerita.

Bagian lain yang patut diacungi jempol dari "Me & Mr. Old" adalah bahasa yang digunakan oleh Pipit Chie. Dengan kalimat-kalimat yang indah dan deskripsi-deskripsi yang hidup, pembaca seolah-olah dibawa masuk ke dalam dunia yang diciptakan oleh penulis. 

Dialog-dialog antara Kiandra dan Azka terasa alami dan autentik, menambah kedekatan antara keduanya.

Dengan jumlah halaman sebanyak 380, "Me & Mr. Old" adalah sebuah novel yang cocok untuk dinikmati dalam waktu luang. ISBN 9789797809430 memudahkan pembaca untuk menemukan salinan novel ini dalam berbagai format, baik cetak maupun digital.

Namun, seperti halnya semua karya seni, "Me & Mr. Old" juga memiliki kelemahan-kelemahan kecil. Beberapa pembaca mungkin menemukan bahwa beberapa plot twist terlalu diprediksi, atau bahwa beberapa karakter kurang mendapat eksplorasi yang memadai. 

Namun, kelemahan-kelemahan ini jauh terbayar oleh kelebihan-kelebihan besar yang dimiliki novel ini.

Secara keseluruhan, "Me & Mr. Old" adalah sebuah novel yang menghibur dan menginspirasi. Pipit Chie berhasil menghadirkan sebuah kisah cinta yang realistis dan menyentuh hati, sementara tetap mempertahankan daya tariknya sebagai karya fiksi. 

Bagi para penggemar cerita romantis, novel ini merupakan pilihan yang sempurna untuk dinikmati di mana pun dan kapan pun.

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments